Hidup Yang Layak Untuk Kakek La Nggugu 80 Tahun - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hidup Yang Layak Untuk Kakek La Nggugu 80 Tahun

Hidup Yang Layak Untuk Kakek La Nggugu 80 Tahun

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
Kakek La Nggugu ( Source )
Mas Ifan News - Masih ada banyak di luar sana yang butuh uluran tangan kita, kadang ketika kita sudah mapan dan nyaman bahkan bergelimang harta belum tentu semua harta yang kita miliki itu benar-benar 100% miliki kita, MUNGKIN ada hak-hak mereka yang belum kita salurkan.

Perkenalkan namanya Kakek La Nggugu, usianya sudah masuk usia 80 tahun, ia tinggal di sebuah tempat dari tumpukan seng bekas dengan ukuran 1x2 meter di Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kondisi rumah Kakek La Nggugu ini sangat masuk dalam kategori rumah tak layak huni, atau mungkin lebih tepat disebut sebagai tumpukan seng bekas.

Tempat tinggalnya terbuat dari gundukan tanah yang ia gali, kemudian di atasnya ia tumpuk beberapa seng bekas untuk dijadikan atapnya. Yang lebih miris adalah jarak antara atap dengan lantai itu hanya bisa untuk berbaring saja.

Kondisi Rumah Kakek La Nggugu Sebelum Direnov ( Source )

Untuk masuk ke dalam rumahnya La Nggugu harus merayap. Tempat tinggal La Nggugu hanya bisa digunakan ketika malam, dan keluar ketika pagi hari. Tempatnya itu hanya ia gunakan ketika tubuhnya terasa lelah dan membutuhkan istirahat dengan merebahkan badan.

La Nggugu, menceritakan jika dirinya sudah 30 tahun tinggal di tempat itu, tanpa memiliki keluarga, ia hidup sebatang karang. Tanah yang dipergunakan untuk membangun tempat tinggal juga bukan milik dirinya, akan tetapi kebun milik warga.

Meski hidup dalam kekurangan, bagi La Nggunggu pantang untuk meminta belas kasihan orang dengan cara mengemis. Untuk memenuhi kebutuhan dirinya setiap hari, ia bekerja sebagai pemulung di Pelabuhan Nusantaran Kendari. Dan uang hasil memulung ia pergunakan untuk beli kopi dan beras.

Untuk mencukupi kebutuhan makan setiap hari, selain bekerja sebagai pemulung, La Nggugu juga bekerja sebagai petugas kebersihan di warung-warung makan yang ada di area pelabuhan. Ia bantu-bantu membuang sampah yang ada di warung-warung.

Menurut Ali yang merupakan warga sekitar yang dekat dengan La Nggugu mengucapkan jika warga sebenarnya sangat khawatir jika ada binatang buas seperti ular yang masuk ke dalam rumahnya. Pasalnya, tempat tinggal La Nggugu ada di hutan belakang rumah warga.

MENDAPATKAN BANTUAN

Rumah Kakek La Nggugu Sudah Direnov ( Source )

Tim LRSLU Minaula turut menindaklanjuti kondisi Kakek La Nggugu, dan kemudian melangsungkan bedah rumah.

Kepala LRSLU Minaula Kendari, Syamsuddin mengungkapkan, apa yang diberikan adalah sebuah bentuk aksi sosial untuk melakukan pendampingan terhadap Kakek La Nggugu agar ia dapat hidup secara sosial secara wajar.

Kumparanderma juga melakukan penggalangan untuk Kakek La Nggugu, buat kalian yang ingin membantu Kakek berusia 80 tahun ini bisa melalui KitaBisa melalui Link berikut ini : https://kitabisa.com/campaign/hiduplayakuntukkakek

"Niat Baik Tentu Akan Berbuah Kebaikan Pula", Yuk bantu Kakek La Nggugu, dengan cara share postingan ini atau bisa juga dengan cara langsung donasi ke Link KitaBisa di atas.
Advertisement

Tags