Jennifer Haller, Orang Yang Lakukan Uji Coba Vaksin Pertama - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jennifer Haller, Orang Yang Lakukan Uji Coba Vaksin Pertama

Jennifer Haller, Orang Yang Lakukan Uji Coba Vaksin Pertama

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
Jennifer Haller ( Source )
Mas Ifan News - Adanya sebuah vaksin sebagai obat, tentu saja ini merupakan hal yang paling utama yang dibutuhkan di tengah wabah virus corona (COVID-19) yang sudah menjadi pandemi global saat ini. Tidak heran jika banyak negara saat ini mencoba untuk menemukan melalui serangkaian penelitian. Salah satunya adalah uji coba kepada manusia.

Jennifer Haller, merupakan orang pertama yang mendapatkan suntikan dalam uji klinis pertama di Amerika Serikat untuk vaksin corona. Seperti yang dilansir dari Geekwire.com, mendapatkan vaksin pada hari Senin di Kaiser Permanente Washington Research Institute. Dan seperti apa kisah Jennifer Haller?

MENJADI ORANG PERTAMA YANG DISUNTIK VAKSIN CORONA


Jennifer Haller menjadi orang pertama dengan sukarela menjalani uji coba vaksin corona, ketika para peneliti sedang mencari relawan yang bersedia. Vaksin eksperimen yang dinamai mRNA-1273, kemudian disuntikkan melalui tangannya oleh seorang petugas yang berseragam medis lengkap. Vaksin yang diujikan pada Haller itu dikembangkan oleh Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) dan juga perusahaan obat Moderna.

Tidak hanya itu saja, pengembangannya sendiri terbilang cukup singkat untuk ukuran sebuah vaksin. "Kami sudah bisa melakukan itu berdasarkan dari fakta jika teknologi kami dimulai dengan informasi digital. Jadi tidak perlu menantikan virus fisik, hanya informasinya," ucap kepala petugas medis untuk Moderna, Dr. Tal Zaks

MELALUI HARI-HARI DENGAN HARAPAN POSITIF

Hari demi hari dilalui oleh Haller dengan penuh harapan yang positif. Ketika uji coba, dirinya tidak sendirian, ada 45 pasien lainnya yang secara keseluruhan bakal berpartisipasi pada percobaan, masing-masing pada 3 tingkat dosis yang berbeda. sementara Jennifer Jaller dan tiga peserta studi lainnya adalah yang pertama kali divaksinasi.

Jennifer Haller ( Source )

Nantinya, Semua peserta bakal dipantau sampai 14 bulan. Dimana bakal ada serangkaian tes darah yang bakal dilakukan secara rutin, dan hasilnya bakal memperlihatkan apakah vaksin itu sudah berhasil mengaktifkan sistem kekebalan pada tubuh selama uji coba. Haller sendiri menyimpan catatan suhu tubuhnya dan juga gejala apa saja yang mungkin akan dialaminya.

SANGAT BERSEMANGAT UNTUK MENGIKUTI UJI COBA DEMI KESELAMATAN UMAT MANUSIA

Hal itu dilakukan oleh Haller bukan tanpa tujuan, ia terpanggil untuk melakukan hal itu karena untuk manfaat orang banyak. terlebih, wabah corona yang menyebar dengan begitu cepat di semua negara, membuat dirinya pun semakin bersemangat dalam uji coba vaksin itu.

Jennifer Haller ( Source )

"Saya ingin melakukan suatu hal untuk manfaat banyak orang. Saya berharap kita bisa segera menemukan vaksin yang benar-benar ampuh dalam waktu yang cepat, sehingga kita bisa menyelamatkan banyak nyawa," ucap Jennifer Haller

PEKERJAAN HALLER ADALAH MANAJER DI SEBUAH PERUSAHAN RINTISAN

Haller adalah wanita yang bekerja di sebuah start up teknologi bernama Attunely, dia menjabat sebagai manager. Wanita berambut pendek itu pun ikut terkena dampak dari wabah corona sehingga dirinya tetap harus bekerja secara jarak jauh.

Jennifer Haller ( Source )

Sebelum bekerja di Attunely, Jennifer Jaller pernah menjadi manajer kantor di Axon, perusahaan pembuat kamera khusus untuk badan penegak hukum. selama dirinya berkarir, ia pernah membantu perusahaan itu mendapatkan penghargaan GeekWire Award 2016 untuk Geekiest Office Space.

Vaksin mRNA-1273 ini masih terus dalam penelitian, seiring uji cobanya pada manusia. Moderna yang menjadi salah satu dari 20 produsen obat di seluruh dunia, saat ini sedang fokus untuk vaksin corona.
Advertisement

Tags