Pemkot Semarang Siapkan 10 Ribu Rapid Test Untuk Atasi Corona - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pemkot Semarang Siapkan 10 Ribu Rapid Test Untuk Atasi Corona

Pemkot Semarang Siapkan 10 Ribu Rapid Test Untuk Atasi Corona

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
Pemkot Semarang ( Source )
Mas Ifan News - Menghadapi isu penyebaran COVID-19 di Indonesia, Pemerintah kota Semarang saat ini terus berupaya melakukan beberapa langkah strategis untuk melakukan pnecegahan penularan. Anggaran sebesar Rp. 27 Miliar siap disalurkan oleh Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengungkapkan, dari total anggaran sebesar Rp. 27 Miliar, untuk Dinas Kesehatan Kota Semarang teralokasi kurang lebih sekitar Rp. 11 Miliar, dan sisanya akan dipergunakan untuk keperluan RSUD KRMT Wongsonegoro.

"Penggunanaan anggaran tersebut khusus untuk penanggulangan COVID-19 di Kota Semarang, mulai dari pengadaan tablet klorin sebagai disinfektan, kapsul evakuasi, dacron swab, sampai RDT, " jelas Hakam dalam keterangan tertulis, Minggu (22/3/2020).

Dana yang bersumber dari pergeseran APBD Pemerintah Kota Semarang dan juga dana tidak terduga itu nantinya bakal digunakan untuk membeli beberapa peralatan medis, viramin, obat, cairan antiseptik, disinfektan, kapsul evakuasi, pakaian pelindung diri, untuk membawa masyarakat yang positif teridentifikasi COVID-19.

Selain itu, dana itu juga nantinya bakal dipergunakan untuk melakukan lebih dari 10 ribu Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada masyarakat di Kota Semarang, terkhusus yang ada pada kategori Orang Dalam Pantauan (ODP).

"Rapid Diagnostic Test sendiri kalau dengan yang dilakukan di RSWN (RSUD) KRMT Wongsonegoro ada 10 ribu lebih," pungkasnya

Di sisi lain, Susi Herawati, Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro menyebut bahaw Rapid Test adalah langkah awal yang paling cepat untuk mengidentifikasi Corona.

"Rapid Test ini akan kita lakukan dengan mengambil sample darah, kalau positif akan kita lakukan dengan swab tenggorokan, kemudian kita kirim ke lab," katanya.

Secara perinci ada sebanyak 2.480 Rapid Test dilakukan oleh RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang, dan 7.920 Rapid Test dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Kategori ODP sendiri ditetapkan bagi masyarakat yang ada pada 14 hari belakangan bepergian ke luar kota ataupun luar negeri, atau yang pernah berinteraksi dengan pasien positif Corona.

"Akan tetapi jika Rapid Test hasilnya negatif, di hari ke-7 sampai ke-10 bakal kita lakukan test lagi, jika tetap negatif itu artinya yang bersangkutan di nyatakan negatif," jelasnya

Sumber Berita
Advertisement

Tags