Ramalan China & WHO Terbukti, Kini Amerika Nomor 1 Terparah Corona - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ramalan China & WHO Terbukti, Kini Amerika Nomor 1 Terparah Corona

Ramalan China & WHO Terbukti, Kini Amerika Nomor 1 Terparah Corona

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
ilustrasi ( Source )
Mas Ifan News - Ramalan China dan juga Badan Kesehatan Dunia atau WHO bahwa Amerika Serikat bakal menjadi pusat pandemi wabah Virus Corona atau COVID-19 itu benar-benar menjadi kenyataan.

Untuk pertama kalinya, Amerika serikat menjadi negara nomor 1 pada jumlah penderita corona. Jumlah penderita corona di negeri adi kuasa itu bahkan kini sudah melampaui China.

Berdasarkan dari data resmi yang disiarkan oleh CSSE Johns Hopkins University, sampai pada pukul 05:00 WIB, Jumat 27 Maret 2020, saat ini total penderita corona yang ada di Amerika sudah mencapai pada 82.404 orang.

Sedangkan untuk China saat ini ada di posisi kedua dengan total 81.782 orang. Diikuti dengan Italia yang ada diposisi ketiga dengan total 80.589 jiwa.

Jumlah penderita corona yang ada di Amerika meledak. Satu hari sebelumnya, Kamis 26 Maret 2020, total penderita corona di Amerika hanya ada di angka 69.171. Dengan dasar data di atas maka bisa dihitung dalam 1 hari ada sebanyak 13 ribu lebih warga Amerika yang terjangkit corona.

Sebelumnya WHO sudah memperingatkan Amerika agar selalu waspada, WHO memprediksi Amerika bakal menggantikan China menjadi negara paling banyak korban corona.

Bahkan China sudah memprediksi angka penderita corona di Amerika bisa mencapai 34 Juta jiwa dan 20 ribu orang meninggal dunia. Akan tetapi, Amerika tidak mengakui hal itu.

Prediksi yang dilakukan oleh China ini didasari dari laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dari Badan Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat atau CDC mengenai terjadinya salah diagnosa. China menyebut corona sudah menyerang Amerika jauh sebelum corona menyerang Kota Wuhan. Akan tetapi Amerika mendiagnosa hal itu sebagai penyakit flu biasa.

Sumber Berita
Advertisement

Tags