Bandelnya Warga +62 Saat Wabah Corona, Buat Polisi Darah Tinggi - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bandelnya Warga +62 Saat Wabah Corona, Buat Polisi Darah Tinggi

Bandelnya Warga +62 Saat Wabah Corona, Buat Polisi Darah Tinggi

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
ilustrasi ( Source )
Mas Ifan News - Merebaknya virus corona di beberapa derah di Indonesia, membuat banyak pihak keamanan pun harus bekerja lebih keras lagi dan turun ke lapangan. Tidak hanya ikut mensosialisasikan bahaya dari COVID-19, akan tetapi juga menegur warga yang masih keras kepala dan nekat mengadakan kegiatan yang berpotensi adanya kerumunan banyak orang.

Seperti yang ada di berita, polisi sudah membubarkan beberapa acara seperti resepsi pernikahan di beberapa daerah dan beberapa kegiatan yang ramai dikunjungi masyarakat.

Bahkan, petugas sempat menegur penyelenggara lantaran ulahnya itu. Lantas, seperti apa saja bantuk kebandelan warga +62 di tengah wabah corona ini?

TETAP MENGADAKAN ARISAN DI SAAT SEPERTI INI

Ngototnya penyelenggara arisan ini akhirnya membuat murka dari pihak kepolisian setempat. Teguran keras pun dilayangkan lantaran dirasa mereka tidak patuh pada aturan pemerintah mengenai penyebaran virus corona.


Hasilnya, pemilik rumah tempat arisan diselenggarakan pun mendapatkan teguran dari polisi. "Kejadian siang hari 28 Maret 2020, diikuti kurang lebih 30 orang. Saya memang sempat agak keras kepada pemilik rumah yang sudah diingatkan Bhabinkamtibmas akan tetapi tetapi saya ngeyel," ucap Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto

TETAP MENGADAKAN RESEPSI DAN AKHIRNYA TERPAKSA DIBUBARKAN

Pesta pernikahan pun juga membuat banyak orang hadir dan kemudian dibubarkan oleh pihak kepolisian. hal ini terjadi di Desa Sumur Batu, Kecamatan babakan Madang, Kabupaten Bogor. Sebelumnya keluarga sudah dihimbau supaya menunda acara resepsi ditengah penyebaran virus seperti ini.


Akan tetapi sayang sekali penyelenggara resepsi pernikahan tetap ngotot mengadakan resepsi sampai pada akhirnya polisi pun turun tangan dan membubarkan pesta itu. Tak hanya di Bogor, acara serupa juga ada di Kecamatan Semboro, Jawa Timur, yang juga dibubarkan oleh Polisi. "Saat itu juga tenda pun langsung diturunkan, kami tunggu hingga benar-benar bubar," ucap Kapolsek Semboro, Iptu Faturrohman.

ACARA PENGAJIAN PUN JUGA DIBUBARKAN

Tidak hanya acara resepsi pernikahan, kegiatan pengajian di Gresik, Jawa Timur pun juga dibubarkan. Bahkan sebelum pihak kepolisian datang, beberapa warga kelurahan Sidomoro, kecamatan Kebonmas, Kabupaten Gresik itu berinisiatif untuk membuarkan diri terlebih dahulu.

Ilustrasi Pengajian Dibubarkan Polisi

Hal itu didasari atas kekhawatiran mengenai penyebaran virus corona. terlebih, acara itu dihadiri oleh jamaah yang berasal dari luar kota. Warga yang resah sempat membuat situasi makin panas karena menuntut untuk pembubaran. Beruntung, pihak kepolisian akhirnya datang. Dan para jamaah pun bubar secara tertib.

KEGIATAN SENI JARANAN DIBUBARKAN POLISI

Kegiatan kesenian tradisional jaranan juga ikut dibubarkan polisi. Sama halnya dengan yang sebelum-sebelumnya, pertunjukan itu tentu saja berpotensi dikunjungi banyak orang dan dikhawatirkan bisa menjadi jalan penularan virus corona melalui kerumunan.


Sesuai dengan maklumat Kapolri Nomor 2/III/2020, masyarakat memang saat ini sedang dilarang mengadakan atau membuat kegiatan yang melibatkan banyak orang. Tidak hanya itu saja, Kapolsek Tempurejo AKP Suhartnto juga mengucapkan jika pembubaran yang ada adalah bentuk kepedulian kepada warga supaya tidak tertular covid-19.

Kegiatan yang punya potensi mengundang banyak keramaian itu menjadi salah satu penyebab tertularnya virus ke masyarakat. maka dari itu, pemerintah sudah menyuarakan supaya acara-acara ditunda terlebih dahulu dan masyarakat melakukan social/physical distance (menjaga jarak) demi untuk menghentikan penyebaran virus.
Advertisement

Tags