Bantuan Tak Segera Datang, Kakek Di Timika Keluar Rumah Menangis 'Saya Lapar' - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bantuan Tak Segera Datang, Kakek Di Timika Keluar Rumah Menangis 'Saya Lapar'

Bantuan Tak Segera Datang, Kakek Di Timika Keluar Rumah Menangis 'Saya Lapar'

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
Si Kakek Dari Timika ( Source )
Mas Ifan News - Pandemi Corona memang membuat banyak sekali dampak tidak hanya untuk negara, akan tetapi juga masyarakat. Tidak sedikit juga para warga yang akhirnya harus menahan lapar di tengah pandemi ini.

Hal inilah yang juga dirasakan oleh seorang kakek dari Timika, papua. Karena saking laparnya, sang kakek terpaksa harus keluar rumah dan menangis kepada petugas.

Video memilukan itu diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo. Pada unggahan video tersebut, terlihat kakek yang bercerita tentang kesedihannya kepada petugas sambil berlinang air mata.


Kakek yang mempergunakan Jaket berwarna ungu itu mengucapkan bahwa ia terpaksa untuk keluar rumah karena kelaparan. Bantuan dari Pemerintah yang harusnya sampai kepada dirinya tidak juga ia dapatkan. Ia pun juga merawa kecewa kepada RT yang menurut dirinya tidak menyalurkan bantuan ke warga.

"Saya lapar, saya lapar. RT yang tidak boleh mengambil beras, bagi langsung ke keluarga-keluarga. RT itu omong kosong," Ucap sang kakek sambil berlinang air mata.

Menurut dari keterangan pada akun tersebut, sebenarnya Pemda Timika sudah memberikan informasi jika bantuan pemerintah bakal dibagikan melalui RT, akan tetapi kakek itu merasa kecewa dengan RT di wilayahnya yang seharusnya menyalurkan bantuan kepada warga akan tetapi justru sebaliknya. Alhasil, ia pun harus kelaparan.

Hingga kini masih belum diketahui identitas Kakek pada video itu, dan apakah bantuannya sudah datang atau belum. Video ini pun sontak langsung mengundang perhatian para warganet yang merasa iba melihat kondisi si kakek yang kelaparan.

Semoga saja bantuan untuk si kakek segera datang, dan kakek tidak kelaparan lagi.
Advertisement

Tags