Penjelasan Dokter Mengenai Keamanan Masker Kain Yang Kini Marak Dijual - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Penjelasan Dokter Mengenai Keamanan Masker Kain Yang Kini Marak Dijual

Penjelasan Dokter Mengenai Keamanan Masker Kain Yang Kini Marak Dijual

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
ilustrasi ( Source )
Mas Ifan News - Masker menjadi salah satu benda yang saat ini paling banyak diburu oleh masyarakat lantaran adanya wabah virus corona.

Hal itu membuat masker pun kini menjadi langka terutama masker bedah. Padahal masker bedah itu sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dan juga orang yang sedang sakit.

Untuk mengatasi kelangkaan masker bedah di pasaran, saat ini mulai muncul masker kain yang bisa jadi alternatif. Ada yang memilih untuk membuat masker kain sendiri, akan tetapi ada juga yang kemudian membelinya.

Lantas, Seperti Apa Efektivitas Penggunaan Masker Kain Untuk Pencegahan Penyakit?

Menurut dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan Dr. Erlina Burhan, Msc, SpP(K), masker kain bisa dipergunakan oleh mereka-mereka yang sehat kala ada di tempat umum.

Meski seperti itu, masyarakat dihimbau agar tetap menjaga jarak 1-2 meter dari orang lain. Alasannya karena masker kain itu tidak bisa memproteksi masuknya partikel dengan ukuran kecil.

"Masker kain tidak disarankan untuk tenaga kesehatan dengan alasan 40-90% partikel masih bisa menembus wajah. Tapi masker kain perlindungan tehadap droplet, iya ada. Namun tidak ada perlindungan untuk aerosol atau partikel yang airborne," ujar dr Erlina dalam konferensi pers online 'Protokol Pemakaian Masker' oleh BNPB, Rabu (1/4/2020).

Lebih lanjut lagi Dr Erlina memberikan penjelasan, masker kain bisa mencegah masuknya droplet dengan ukuran besar. Efektivitas filtrasi masker kain adalah partikel dengan ukuran 3 mikron, pencegahannya 10-60%.

Masker kain ini bisa membuat sebuah kebocoran masuknya partikel sampai pemakaian harus dikombinasikan dengan pelindung wajah yang lain untuk menutup area hidung dan mulut.

"Penggunaan masker hanya salah satu pencegahan Covid-19. Ingat hanya salah satu karena harus dikombinasikan dengan cuci tangan, perilaku hidup sehat lain," tandas dr Erlina.
Advertisement

Tags