Seperti Ini Cara Membersihkan Masker Kain Yang Benar - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Seperti Ini Cara Membersihkan Masker Kain Yang Benar

Seperti Ini Cara Membersihkan Masker Kain Yang Benar

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
Masker Kain ( Source )
Mas Ifan News - Sulitnya mencari Masker di pasaran membuat banyak para pelaku usaha UKM pun akhirnya berpikir untuk membuat Masker Kain.

Dan sekarang masker kain ini sekarang mulai banyak diburu masyarakat mengingat masker bedah kian langkah ditemukan. Menurut dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan, Dr. Erlina Burhan, Sp.P (K), baik masker bedah ataupun masker kain keduanya sama-sama bisa mencegah droplet. hanya saja untuk tingkat efektivitas filtrasinya berbeda.

Masker kain itu hanya bisa mencegah masuknya partikel ukuran besar dari droplet yang keluar kala bersin dan batuk. Sedangkan masker bedah bisa mencegah masuknya partikel dengan ukuran yang lebih kecil.

Diungkapkan oleh Dr. Erlina, efektivitas filtrasi masker kain ini sebesar 10-60% untuk partikel dengan ukuran 3 mikron. Sedang efektivitas filtrasi masker bedah adalah 30-95% untuk partikel dengan ukuran 0,1 mikron.

"Masker kain bisa digunakan oleh masyarakat yang sehat, dipergunakan juga ditempat umum, akan tetapi masih tetap menjaga jarak 1-2 meter lantaran masker kain ini bisa memproteksi untuk masuknya partikel. Keuntungan dari masker yang satu ini adalah bisa digunakan secara berulang," ucap Dr Erlina

Akan tetapi Dr. Erlina juga mengingatkan, meski masker kain bisa digunakan berulang-ulang, masyarakat harus rutin untuk mencucinya. Karena kala dipergunakan ditempat umum, tentu saja masker kain ini bisa terpapar banyak kuman, virus dan juga bakteri.

"Masker kain wajib dicuci tentu saja tidak hanya dikucek aja tapi menggunakan detergen. Jika dibutuhkan cuci dengan air panas. Detergen dan air panas bisa mematikan virus," tandas Dr. Erlina.
Advertisement

Tags