Siswa SMA Di Deliserdang Digilir 7 Kakak Kelas, Diancam Jika Tak Mau - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Siswa SMA Di Deliserdang Digilir 7 Kakak Kelas, Diancam Jika Tak Mau

Siswa SMA Di Deliserdang Digilir 7 Kakak Kelas, Diancam Jika Tak Mau

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
ilustrasi ( Source )
Mas Ifan News - Sebagai rumah kedua, sekolah harusnya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk para pelajar. Akan tetapi dalam beberapa kasus, sekolah justru menjadi momok tersendiri untuk beberapa pelajar. Termasuk untuk D (16) Siswa SMK Swasta di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang.

Hal itu lantaran di sekolah, ia berkali-kali menjadi sasaran kekerasan seksual ketujuh kakak kelasnya.

D Diperkosa sebanyak 2 kali di lingkungan sekolah. Yang pertama terjadi pada Desember 2019, ada 4 kakak kelasnya memperkosa dirinya di dalam ruang praktek sekolah. Kemudian yang kedua di bulan Januari 2020, dimana ada 3 pelaku lagi yang melakukan hal yang sama.

Tidak hanya sampai disitu, Aksi pemerkosaan itu pun terus berlanjut di rumah kosong.

Batin dan psikologis D pun semakin terguncang karena para pelaku mengancam kepada D jika berani menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya.

Akan tetapi Tuhan tidak pernah tidur. Melalui kakaknya, perbuatan bejat dan keji para pelaku pun akhirnya bisa terungkap.

"Terbongkarlah akhirnya usai D selalu emosi dan marah-marah. Dia tidak pernah cerita mengenai hal itu. Akan tetapi sang kakak akhirnya membaca isi HP yang berupa ancaman-ancaman para pelaku. menurut ayah D, anaknya tidak mau cerita karena takut videonya disebarkan," ungkap MI, ayah korban

Sebagai orangtua, MI dan sang istri, N (45) sangat menaruh harapan kepada para penegak hukum agar para pelaku segera diproses hukum dan diganjar dengan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

"Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini. Saya meminta agar para pelaku segera mendapatkan hukuman yang berat," ucap N usai membuat laporan di Polresta Deliserdang.
Advertisement

Tags