Hantu Penunggu Benda Yang Di Sakralkan! - Mas Ifan News - Berita Hari Ini Terbaru
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hantu Penunggu Benda Yang Di Sakralkan!

Hantu Penunggu Benda Yang Di Sakralkan!

Advertisement
Jangan lupa untuk selalu terkoneksi dengan kami dengan Follow IG @MasIfanNews, Fanspage @MasIfanNewsOffical dan juga Subscribe Channel Youtube Mas Ifan News
Ilustrasi (Source)
Mas Ifan News - Pernah nggak sih kalian denger hal ini, dimana katanya setiap ada benda yang disakralkan, misalkan nih batu kamu menyakralkan batu yang kamu rasa itu adalah bantu yang berusia lawas, dan kemudian batu itu akan memiliki penunggu mahkluk halus.

Sempat beredar di media sosial, ada batu yang harganya mahal karena batu itu dijaga oleh mahkluk halus atau jin yang usianya sudah puluhan tahun.

Ada juga yang bilang jika kamu menggunakan pensil ini maka kamu akan bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar, ketika ujian. Dan apakah hal itu benar adanya?

Berdasarkan dari survey yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa di Kota Magelang rupanya ada yang menjawab bahwa hal itu benar adanya dan ada juga yang menjawab tidak benar.

Dari 100 orang yang tergabung dalam survey itu menyatakan 40% tidak benar dan 60% benar.

Tapi disini saya tidak akan membahas hasil survey tersebut, disini yang mau saya bahas adalah saya sendiri punya pengalaman yang cukup menyeramkan dengan benda yang saya sakralkan sendiri.

Dulu ketika masih duduk di sekolah Menengah Atas (SMA) saya pernah tuh menyakralkan sebuah benda, ketika itu aku sangat menghargai banget yang namanya penggaris, dan satu penggaris yang saya sakralkan itu tidak pernah saya gunakan.

Saya hanya menaruhnya di meja belajar dan saya bungkus dengan kain putih. Ketika itu dalam pikiran saya adalah penggaris itu memiliki jin penunggu yang usianya sudah ratusan tahun.

Penggaris itu saya gunakan hanya ketika saya mau ujian saja agar nilai ujian nanti bagus. Dan rupanya benar setiap saya ujian dan menggunakan penggaris itu nilai saya selalu bagus.

Tapi sampai pada akhirnya saya menyepelekan untuk tidak belajar, saya akhirnya percaya 1000% kepada penggaris itu, dan saya tidak belajar sedikit pun.

Dan ketika hasil ujian keluar tanpa saya belajar, rupanya nilai saya 0 saya tidak bisa menjawab dengan benar semua pertanyaan dalam ujian.

Ketika itulah aku mulai sadar bahwa barang yang saya sakralkan itu tidak memiliki penunggu seperti yang saya bayangkan bisa membantu saya dalam apapun yang saya kerjakan.

Tapi rupanya yang membuat nilai saya bagus adalah karena saya belajar, dan penggaris yang saya sakralkan itu hanya sebagai penambah keyakinan bahwa saya akan mendapatkan nilai bagus, dan sebenarnya kekuatan atau hasil sendiri tetap saya sendiri yang menentukan.

Jika saya tidak belajar ya tentu saja semuanya akan berakhir tidak bagus.
Advertisement

Tags